Ada rasa berdosa yang menyelinap masuk di relung hatiku
saat hati ini tak kuasa meredam rindu untuk menatapmu.
untuk beberapa detik, aku terbuai dalam senyumanmu.
ah aku teringat lagi
kita pernah berjalan bersama sepanjang jalur ketakmungkinan
kita pernah bercanda bersama sambil bergenggaman tangan
dan berharap kemesraan ini tak cepat berlalu
kita begitu polos saat itu
menjanjikan segalanya baik-baik saja
kita akan tetap bersama meski suka duka menerpa
aku kembali pada lamunan tentangmu
entah apa ini
aku tak mengerti
percayalah ini semua di luar batas mampuku
aku tak mengerti
percayalah
jangan salahkan aku
karena memori ini begitu melekat di jiwaku
telah lahir berjuta puisi tentangmu
dan kini telah mati
percayalah aku tak mengerti :'(


0 komentar:
Posting Komentar