RSS

Siapa Peduli?

Aku baik-baik saja, paling tidak, saat yang lain berada di sekeliling meski tak semua ku kenal. Aku baik-baik saja, bahkan ketika satu per satu mengalunkan langkah seribu hingga tak ada lagi yang tersisa. Tapi bagaimana bila malam yang kutakutkan datang? Ketika tak ada yang tinggal sementara di luar ramai. Sudah kubilang aku butuh perlindungan, dari tangan kokoh yang sigap menopang saat kaki melemah.

Aku..

Ia bilang begini, ia bilang begitu dengan nada tinggi seperti elang menukik tajam. Matanya bersorot kuat, tangannya mampu mematahkan tulang di tubuh ini. Dalam gelapnya malam yang sunyi, kebisuan pada empat dinding persegi. Aku ingin teriak dan melawannya, namun nyatanya aku diam saja. Hanya sedikit air mata yang mengalir di bawah selimut, dengan telepon tergenggam terhubung dengan seorang di sana. Yah aku hanya mampu bercerita, sebelum semua ini sesak di dada atau memecahkan kepala.

Aku menyerah..

Cinta Pada Dewi Bulan


Aku  terbang menuju awan, mengecek  uap air yang bergerombol di awan, sudah lama tak turun hujan. Kulihat dewi bulan sedang berjalan-jalan, untuk kali pertama Ia nampak di hadapanku. Sekejap k ulupakan tugasku memerintahkan awan agar menumpahkan hujannya. Aku terpesona, tak pernah ada zat secantik dirinya, senyumnya mengggetarkan hatiku, mendegupkencangkan jantungku. Dengan berat hati aku kembali ke bumi meski tak sedetikpun bayang dewi hilang dari ingatanku.
Tak habis ideku mencari alasan agar mutasi ke khayangan, kerjaku selalu memuaskan, sebagai menteri kehujanan rasanya langkahku ini akan mudah. Kubilang saja pada Kaisar, aku lelah melalui perjalanan panjang bumi-kayangan, maka pindah adalah cara trebaik agar tugasku lebih optimal. Berangkatlah aku ke dewan pusat yang ada di Mars,
“Selamat petang duhai penjaga kayangan.”
“Selamat petang. Apa keperluanmu tuan hingga datang jauh-jauh kemari. Rapat paripurna juga baru akan terlaksana dua bulan lagi.”

dan pada akhirnya aku


Di stasiun itu aku mematung seorang diri, sepanjang petang hingga malam menghadang. Satu inchi pun aku tak bergerak dari tempat aku berpijak. Waktu yang begitu berharga, yang kuhabiskan tuk menunggumu di separuh usia. Aku telalu berupaya keras, mengorbankan banyak hal demi selaksa cerita cinta tentang kita.
Tapi mimpi tinggallah mimpi, semakin keras ku mencoba semakin kokoh benteng penolakanmu.
“Aku benar-benar mencintaimu, Kyra.”
“Sungguh?”
“Dengan segenap hati aku bersungguh-sungguh.”
“Apalagi yang harus kubuktikan padamu. Kau telah saksikan sendiri bagaimana aku setangah mati mengejarmu.”

Butiran Debu di Ruang Tamu Rumahmu


“Kita sudah berjanji untuk sehidup semati.”
“Ah sudahlah, tak perlu diperpanjang. Aku hanya tak bisa melanjutkan hubungan ini, mengertilah!”
“Tapi...”
Tak ada manusia yang bisa dipercaya, sekalipun ia telah lama hidup di tubuhmu, begitu dekat tanpa ruang sedikitpun. Terlalu banyak alasan atau malah tak ada sama sekali, hanya hati yang bicara. Entah kebohongan atau kebenaran yang kudengar saat ini.
Aku nikmati rasa sakit ini, terseok-seok dalam keterpurukan, butiran debu yang tak berarti, ke sana ke mari dihembus angin sementara aku tak ada daya uuntuk berdiri. Aku tersesat di dunia yang kukenal, tapi kini semua jadi gelap, pengap.

Lagu Lama


Lagu ini mengalun begitu saja, sudah lama tak kudengar meski ada di daftar lagu pemutar musik yang kupunya. Sudah kuberikan status “berbahaya” di folder yang artinya terlarang untuk kujamah. Tapi tanpa sengaja lagu ini bergulir, sudah terlanjur jadi tak apalah untuk malam ini saja, kulanggar janjiku untuk tak masuk lagi ke folder itu.
Ku hela nafas panjang, penyesalan nampak jelas di raut wajahku yang kini ajdi tambah mengkerut, sudah kubangun dinding kokoh sebgai pertahanan dari rasa sakit dan rindu. Tapi nyatanya, semua itu sia-sia ketika wajahmu hadir lagi di depan mata ini, meski tak langsung tapi tak mampu kulupakan senyuman itu. Senyuman yang tak pernah gagal membuatku terpesona, terpedaya hingga tak sadar aku jatuh terlalu jauh dalam jurang cinta yang nista.

Dalam Diam Aku Bicara

Aku bicara pada Tuhan dalam diam, ketika yang lain memohon kemenangan, merengek kebahagiaan, aku hanya bersuara lirih: “Kau tahu apa yang ku mau, sebab itu tak ku panjangkan doaku. Aku tak minta kau kabulkan harapku, hanya saja kuatkan aku bila yang terjadi tak seperti yang ku damba.”
**
Hujan deras di luar jendela, aku menatap lekat-lekat pada sosok beku yang terbujur kaku tak berdaya. Aku diam saja, tak tahu harus berbuat apa-apa, seharusnya aku menangis  sekarang. Yah menangis, tapi itu pun tak kulakukan, hanya melempar pandang kosong pada sekitar ruangan. Begitu dingin, begitu mencekam.

Waktu Sehabis Senja

Ibu pernah bilang padaku, bila burung itu datang ketika malam, terbang melintas, maka akan ada bencana atau malah ada yang meninggal dunia.
Dan untuk ke sekian kalinya ia datang, entah menyampaikan salam pada siapa, tapi ia selalu datang saat aku terjaga.
Baiklah, aku memang tak pernah berkawan baik dengan waktu ketika mentari membelakangi, aku tak tahu pasti mengapa aku tak bisa lelap layaknya makhluk lain, atau memang aku spesies nokturnal?
Ah sudahlah, aku manusia normal, hanya saja aku selalu menganggap ada yang tak beres.

Bahasa dan Kita

Dalam rangka Bulan Bahasa (Oktober) 2012, harian Kompas mengajak semua Kompasianer berbagi pengalaman seputar penggunaan bahasa Indonesia. Mari mencintai bahasa Indonesia dengan meramaikan lomba menulis bertema “Bahasa Indonesia dan Kita” di Kompasiana.
Syarat dan ketentuan lomba:
    • Lomba terbuka bagi Kompasianer dan umum. Peserta umum dipersilakan membuat akun Kompasiana untuk mengirimkan karya.Tulisan tidak melanggar Ketentuan Konten Kompasiana.
      • Tulisan menggunakan bahasa Indonesia yang baik.
        • Peserta wajib mencantumkan tag bahasadankita” (tanpa tanda kutip).

        Surga atau Neraka ?

        Baru aja liat tag foto seseorang di facebook yg katanya "Surga itu bukan milik satu agama" dan sebelum gua klik fotonya pun, gua udah mikir pasti banyak yg mencaci maki dengan segala dalil yg sebenernya buat gua muak.

        Ini Kami, Terserah Kalian Mau Bicara Apa

        Udah lama ga posting, karena berbagai kesibukan yang nyita konsentrasi sampe blog ini lumutan, langit-langitnya disewa laba-laba buat dijadiin sarang. Tapi akhirnya, sengketa lahan gua menangkan karena gua emang pemilik sah blog ini dan sang laba-laba pun akhirnya angkat kaki :D
        Percaya deh itu bohongan, otak gua lagi error, seerror perut yg ga ngerasa laper sama sekali. Mungkin ini yang namanya patah hati, tapi kalo dipikir pikir lagi hati gua masih utuh, buktinya gua sampe sekarang masih bisa ngetik dengan lancar. Hati gua masih berfungsi dengan baik :)

        Senja Kala Kita Bersama

        Senja itu masih seperti biasa, tetap pada waktunya,
        ia tak maju atau mundur selangkah pun.
        Tetap di pijakannya
        Meretas kesunyian senyap dalam dada

        Ku hela napas panjang seraya menerawang ke langit-langit bumi
        Tidak ! Aku tidak akan menangis
        Kali ini aku akan kuat berdiri

        Berdoa Itu Memohon, Bukan Memerintah

        Tuhan, apa kabar? Tak perlu kau jawab, bisa kupastikan Kau akan selalu baik-baik saja.
        Hmm sebenarnya aku bingung harus bicara apa padamu di kesempatan emas ini, ya bagiku ini kesempatan emas, karena tak semua orang bisa berbincang-bincang denganmu sesantai ini.
        Maaf bila sekiranya aku lancang dan bersikap tak sopan, aku hanya berlaku seperti biasa dan tak berpura-pura, kau pun sudah tahu bukan?

        Yamaha writing competition(DL 30 Juli 2012)

        YAMAHA WRITING COMPETITION

        Kontes ini memiliki aturan sebagai berikut :
        1. Lomba dimulai tanggal 1 Mei 2012 dan berakhir tanggal 30 July 2012

        AUDISI CERPEN DOA IBU (DL 31 JULI 2012)

        DOA IBU (DL 31 JULI 2012)
        Grup PEDAS-Penulis Dan Sastra menggelar lomba menulis cerpen, dengan Tema: DOA BUNDA. Silahkan renungkan dan maknai tema dengan baik dan benar.
        Kumpulan tulisan ini akan dterbitkan bersama tulisan Penulis Dan Sastra.

        Lomba Cipta Puisi dan Mengarang Cerpen dalam Rangka Memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional

        Deadline: 31 Juli 2012 pukul 24.00 WIB

        LOMBA CIPTA PUISI
        Peserta adalah pelajar dibuktikan dengan Scan/foto Kartu Tanda Pelajar, usia maksimal 25 tahun. Puisi ditulis dalam bahasa Indonesia, diketik 1,5 spasi dalam format kuarto (A4), dengan huruf Times New Roman,  font 12, bertema tentang Perempuan dan Pendidikan, dengan jumlah halaman tidak dibatasi. Puisi adalah karya

        Lomba Cerpen Tingkat Nasional 2012

        Lomba Cerpen Tingkat Nasional 2012Deadline: 17 Juli 2012

        Menulis Untuk Kehidupan

        “Persatuan Mahasiswa Surabaya”
        Menulis merupakan hal yang menyenangkan, dengan menulis seorang panulis dapat mencurahkan isi hati pada pembaca. Selain itu, penulis juga dapat berbagi pengalaman pada orang lain. Apakah itu pengalaman baik yang patut diteladani, maupun pengalaman buruk yang harus dipelajari sehingga tak terjadi kembali pada sang pembaca.

        Sebelas Januari Dua Ribu Sebelas

        Koko & Day
        .. dan ternyata cinta.. 

        Ujian Masuk Lokal/ Mandiri

        Mekanisme UML
        1.    LATAR BELAKANG
        Seleksi Ujian Masuk Lokal Universitas Lampung (UML Unila) adalah cara penerimaan mahasiswa baru Unila dengan seleksi ujian tulis yang diselenggarakan sendiri oleh Unila untuk menjaring mahasiswa pada Program S1 Reguler dengan 42 program studi yang dibuka. Ujian tulis UML diselenggarakan secara serentak dan

        SEPENA 2012

        SEPENA 2012
        Gebyar Sastra Kartunet 2012: kompetisi menulis cerpen, puisi, cerita lucu tentang disabilitas berhadiah total 18jt
        Iklan by: Kartunet.com
        Merupakan lomba penulisan cerita pendek dan puisi untuk pelajar SMA dan mahasiswa nasional. Tema penulisan untuk Sepena:
            1. Seribu langkah menuju gemilangnya perekonomian Indonesia

        Mendekatlah, Ada yang Ingin Kubicarakan Padamu

        Mendekatlah, ada yang ingin kubicarakan padamu saat ini. Benar sekali, saat ini, sebelum semua rasa sakit ini menguap ke udara. Ada yang ingin kubagi padamu, agar pundak ini tak memikul beban terlalu berat.
        Mendekatlah, kau harus tahu tentang kepedihan ini.

        I'll Get What I Want !

        Malem ini sebenenrnya sama kayak biasanya, bedanya cuma sekarang gua lagi berapi-api karena berita tadi sore yang mengungkapkan bahwa nilai Pengantar Bisnis gua C ! gua mau teriak gilaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
        satu kelas yang dapet C cuma gua loooh

        Ia Akan Datang, Tinggal Sebentar, Lalu Pergi Lagi

        Ada yang diam-diam merasuk ke dalam hati, dengan tanpa izin menyusup menyelimuti diri dengan rasa takut tak beralasan. Mungkin kini aku salah, tapi mungkin juga aku benar. Aku hanya tidak begitu mengerti dengan keadaan ini. Keadaan yang hanya sendiri kualami. Aku ingin bersuara kepadanya, tapi lidah ini mendadak kelu, jemari ini sekejap kaku, aku tak mampu berurai, takut bila apa yang kukatakan akan melukai hati kecilnya yang lembut.

        Handle Pagi

        Pagi tadi, seperti biasanya, tak banyak hal yang ku lakukan selain mengejar waktu, mengabadikan segala kepenatan, rasa kantuk yang tertahan semalaman.
        Aku kembali lagi menyapa mentari yang menatap sinis padaku, mungkin ia iri sebab kini aku lebih bercahaya darinya.
        Ku dapati bus yang akan membawaku ke tempat lain, mengisi hari panjang yang membosankan.

        Everything will be will be

        Ada satu hal yg harus gua lakuin mengingat besok itu UAS matematika, review integral. tapi nyatanya gua malah buka si merah dengan dalih belajar karna materinya emang gua simpen dalem si merah, tapiiiii emang bener setan itu diciptain buat menggoda manusia dan gua akuin gua adalah salah satu korbannya.

        Percayalah, Aku Tak Mengeluh

        Malam ini sama seperti biasanya, hanya ada kegundahan akan kehidupan. Setiap malam mencekam membingungkan, melempar jauh bayang-bayang malaikat kematian.
        Aku hanya manusia biasa, tak mampu menerka apa yang kan terjadi esok ataupun lusa. Aku juga tak sanggup mengintip masa depan, mengendap-endap mencuri naskah perjalanan.

        Percayalah, aku tak mengeluh, ku hadapi duka ini dengan lapang dada.
        Hanya saja, aku merasa segalanya meredup. Cahayanya tak mampu lagi ku terawang.
        Lambat laun terasa berat melangkah. Kesakitan ini rupanya telah berhasil membelengguku, menghapus detik demi detik waktu yang tersisa.
        Aku kehilangan tiap lembar yang harusnya bisa ku warnai dengan tawa.
        Tak mengapa jika memang benar begini adanya, aku rela :)

        Two Is Better than One



        I remember what you wore on the first day
        You came into my life and I thought
        "Hey, you know, this could be something"
        'Cause everything you do and words you say
        You know that it all takes my breath away

        Ada yang Datang, Maka Ada yang Pergi

        Sayup-sayup suara langkah kaki ku paksakan, meski setengah hati melayang bebas. Ada yang salah, yang tanpa izin mengusik ketenangan batin. Aku baru saja kehilangan, ditinggal pergi yang untuk sementara waktu mencuriku dari kesendirian. Mereka baru saja datang, tinggal sebentar, lalu bergegas pulang.

        Mereka harus kembali ke tempat asal, aku pun akan berlaku demikian. Hanya saja aku belum siap menerima kepergian. Terlalu cepat bagiku, sementara masih banyak yang ingin dinikmati bersama. Namun sayangnya, keadaan tak membolehkan.

        Segala rutinitas memaksa mereka menjauh dariku. Apa yang harus ku lakukan? Jujur saja aku tak kuasa menahan beribu sembilu yang bersarang di hatiku, meski aku belum lama mengenal mereka tapi aku merasa nyaman.

        Yang datang, pasti akan pergi. Yang hidup, pasti akan mati.

        Kepada Tempat Ini

        Tempat ini biasa saja, sederhana, dan bagiku tak bercahaya. Dari tampak luarnya saja sudah dapat dibayangkan bagaimana bosannya bila harus tinggal untuk waktu yang lama. Awalnya ku kira semua akan baik-baik saja, sesuai ekspektasi yang ku bangun kuat-kuat demi selaksa tawa bahagia nantinya. Ku jalani apa adanya, ku senyumi segalanya. Hingga lama-lama aku muak, mulai ku sadari maksud terselubung memenjarakan kami di sini, kami diperalat, ditindas, dan diperdaya. Padahal sudah jelas status kami tertampang saat pertama kali menjatuhkan langkah di tempat ini.

        Kami memang kaum yang lemah, objek caci maki kalian. Tapi itu tak berarti kalian bisa membodohi kami yang sedang berusaha mengubah diri agar 'pintar' seperti kalian. Jadi, jangan coba-coba memintari kami dengan akal bulus kalian.

        Kami datang dengan keramahan dan mungkin akan pergi dengan kemarahan.

        LOMBA FTS NARSIS UNLIMITED: NARSIS ANTI GALAU BIKIN HIDUP HAPPY TANPA ENDING

        LOMBA FTS NARSIS UNLIMITED: NARSIS ANTI GALAU BIKIN HIDUP HAPPY TANPA ENDING
        By Joni Lis Efendi WR in ZONA NARSIS UNLIMITED (Grup Pembaca Buku "Narsis Unlimited" Go Nasional) · Edit Doc
        DL: 15 JULI 2012

        Tema: "NARSIS UNLIMITED: Narsis Anti Galau Bikin Hidup Happy Tanpa Ending"

        GRATIS untuk umum dan anggota Writing Revolution.

        • 30 Nominasi FTS Narsis Unlimited dibukukan, cetak nasional (masuk Gramedia) dan masing-masing mendapat 1 buku tanda terbit. (Tanpa membayar sepersen pun malahan mendapatkan royalti 10% dari harga jual buku).

        Lomba Menulis Surat Untuk Dahlan & Jokowi

        Masih segar dalam ingatan ketika Dahlan Iskan, mentri BUMN ‘mengamuk’ di pintu Tol. Beritanya menyebar secara luas dan berhasil menjadi trending topic di berbagai social media. Spontanitasnya dianggap pro-rakyat. Sebelumnya, Dahlan Iskan memang sudah cukup terkenal dengan pribadi sederhana seperti menggunakanan fasilitas KRL dan ojek. Pengawal pribadi-pun hanya satu. Nama Dahlan Iskan disebut-sebut pantas menduduki jabatan presiden.

        Sejuta Kisah Tentang PLK

        yaap yaap yaaaap sekarang gua lagi terdampar di sebuah ruangan full AC yang sering dijadiin tempat buat ngadem. bener banget NGADEM, sebagian besar mahasiswa yang mampir ke sini adalah mahasiswa putus asa yang lagi kepanasan tingkat akhir. this place called PLK, entah apa kepanjangannya gua juga sampe sekarang belom tau.

        PLK itu letaknya kurang lebih lima belas langkah dari E102 basecamp nya AKT'11, kenapa selalu rame? selain tempatnya yang sejuk, bebas polusi, dan tenang, itu ruangan juga murah banget. coba bayangin deh. bebas berselancar di dunia maya cuma bayar lima ratus rupiah per jam. apaaaaa? GOPEK !

        Tersenyumlah :)

        Banyak hal yang sepertinya tidak kita syukuri. terlalu banyak mengeluh, menuntut kehidupan yang seolah tak adil tanpa pernah kita menoleh ke arah lain, tanpa pernah memandang dari sudut yang lain.
        hari ini banyak hal ku alami tentang bagaimana berjuang mempertahankan kehidupan, melawan kekejaman nasib yang sedang tak berpihak. banyak yang lebih menderita rupanya, namun masih bisa tersenyum lega.
        ahh sepertinya aku perlu banyak belajar lagi, mendalami arti kehidupan yang sebenarnya, sebab perjalanan masih panjang, masih butuh perjuangan untuk memenangkan pertarungan.
        hidup memang tak mudah, tapi akan jadi lebih tak mudah bila hanya berdiam diri seperti selama ini.
        tersenyumlah, masih ada yang harus dimenangkan :)

        [Info Lomba] Nulis Novel Berhadiah 30 Juta Lebih


        [Info Lomba] Nulis Novel
        Dewan Kesenian Jakarta





        Dewan Kesenian Jakarta kembali mengumumkan lomba menulis novel dengan total hadiah Rp36 juta. 

        Apa Kita Butuh Perubahan?

        Perubahan itu perlu, ya benar sekali! Itulah yang sering saya dengar dari slogan-slogan di televisi. Entah perubahan seperti apa yang diharapkan, tapi bagi saya ini yang terbaik. Tetap pada keadaan semula yang pada awalnya baik-baik saja, hanya saja makin ke sini semuanya makin tak teratur. Saya tidak bisa memastikan apapun, tapi yang jelas, waktu punya andil besar dalam kekacauan ini.

        Labirin Kehidupan

        Lambat laun kakinya bergerak, terseok-seok menapaki celah kehidupan. Dari gang ke gang ia berjalan, mencari hatinya yang tak bertuan. Baginya, hidup tak lebih dari sebuah penderitaan. Lepas satu cobaan, kembali ia jatuh pada jurang kenistaan. Empat belas tahun sudah jadi bagian kelam sepanjang perjalanan. 
        Tujuh tahun sudah kami berumah tangga. Tujuh tahun juga sudah kami menunggu, buah hati yang kami nanti-



        Timang Aku Lagi

        Waktu kau kecil, kau  timang aku dalam dekapan
        Engkau begitu ceria kala itu
        Tiap senja datang, kau jaga aku dalam pelukan
        Aku di kanan dan kiri untuk teman-teman
        Tapi kini aku seperti kau lupakan

        kalau yang ini sakit, yang ini jadi ikut sakit

        kita terlalu naif menjadi seorang manusia, terlalu banyak tuntutan. terlalu mengkritik, terlalu manja, selalu merengek.
        saling lempar kesalahan sementara tak ada yang mau mengakui.
        membiarkan masalah berlarut-larut dan malah jadi semakin rumit.
        tak perlu dipersalahkan lagi, sudah-sudah aku saja yang mengalah karena memang aku yang salah
        sudah-sudah jangan semakin menyakitiku

        semua baik-baik aja

        sore blogger,
        hari yang melelahkan soalnya seharian tadi jadi liason officer lct akuntansi se-lampung yg diadain himpunan mahasiswa akuntansi universitas lampung. bangun pagi-pagi langsung beres-beres dan cau ke kampus padahal semalem kurang tidur karena abis nangis seember. ya nangis, kerjaan sehari-hari gua yang cenderung jadi hobi.

        bukan karena gua cengeng tapi ya mau gimana lagi, udah dari orok disetting begini. bawaan orang melankolis ya ? :D

        Save Palestine

        Palestina Merdeka
        Perang itu tak baik, benar sekali tak baik
        Ada banyak yang terluka, hilang, bahkan meregang nyawa
        Lambat laun semua akan sirna
        Entah untuk berapa masa panjang
        Sudah muak melihatnya
        Tua renta pun dicerca

        Hijab

        Aku dan Balutan Kerudung
        Aku tumbuh menjadi seorang gadis keturunan Tionghoa berku;it sawo matang. Hal yang langka, bukan? Aku mewarisinya dari Ibuku yang notabene bersuku Jawa.sedangkan Ayahku, keturunan Tionghoa yang telas memeluk Islam jauh sebelum pertemuan dengan Ibundaku tercinta. Yang membuat ku kagum adalah beliau begitu istiqomah dengan Islam kendatipun Ibu kandungnya berbeda keyakinan.
        Aku mengenyam pendidikan TK dan SD di sebuah sekolah Kristen di kotaku, Bandar Lampung. Tapi itu tak berarti aku kehilangan jati diriku sebagai seorang muslim. Aku mendapat pengetahuan tentang agama di Pondok Hasanuddin yang tak jaug dari rumahku.

        Percayalah aku tak mengerti

        Ada rasa berdosa yang menyelinap masuk di relung hatiku
        saat hati ini tak kuasa meredam rindu untuk menatapmu.
        untuk beberapa detik, aku terbuai dalam senyumanmu.
        ah aku teringat lagi

        Berlarilah Bersamaku

        Berlarilah Bersamaku

        Aku gadis kecil berusia tiga belas tahun saat itu, duduk manis di serambi rumah bercanda tawa dengan Ibundaku tercinta. Tanganku  cekatan menerobos rambu-rambut halus di kulit kepala indukku. Ia memang sangat senang bila jemariku perlahan menanggalkan rambut-rambut putih dari sekawanan yang hitam legam. Aku menurut saja, ini caraku menunjukkan bakti pada wanita yang telah bersusah payah membesarkanku. Selama rutinitas seminggu sekali itu berlangsung, biasanya Ibu bercerita banyak tentang kisah di masa mudanya, termasuk pertemuannya dengan pria yang kini ku panggil Bapak.

        Bangun Inspirasi


        Banguninspirasi.com merupakan situs yang menyuguhkan tulisan – tulisan inspiratif. Kali ini Bangun Inspirasi mengundang anda untuk ikut serta dalam lomba yang kami adakan. Lomba tersebut merupakan lomba Cerita Inspiratif adapun ketentuannya sebagai berikut :

        > Ketentuan Peserta :
        • Sebaiknya peserta juga mengikuti www.banguninspirasi.com Karena informasi mengenai lomba ini akan diumumkan disitu.
        • Copy paste info lomba ini letakkan di bawah promosi sinopsis cerita inspiratif anda di note facebook dan tag sebanyak - banyaknya (minimal 20 orang)
        > Ketentuan lomba :
        • Naskah belum pernah dipublikasikan atau diikut sertakan dalam lomba.
        • Panjang naskah 3-8 halaman.
        • Jenis tulisan times new roman 12, Diketik pada kertas A4.
        • Naskah dikirim melalui email ke maujadisuper@yahoo.com dengan melampirkan attacment berupa karya dan biodata penulis. Format Judul email (Lomba Cerita Inspirasi_Nama penulis_Judul)
        • Promosikan tulisan anda dan melampirkan info lomba ini di note facebook berupa sinopsis cerita anda dan di bawahnya info lomba ini. Lalu tag ke sebanyak – banyaknya supaya mendapat banyak dukungan. Banyaknya jempol yang mendukung mempengaruhi penilaian. Link note tersebut dikirimkan di Group Forum Building inspiration
        • Naskah dikirim selambat – lambatnya pada tanggal 26 Mei 2012 sebelum jam 24.00.
        • Pengumuman pemenang pada tanggal 24 Juni 2012.
        > Hadiah :
        • Juara I : Uang tunai Rp. 150.000,- + buku Ada Makna di Balik Cerita + Buku 8 Langkah ajaib menuju ke langit + audiobook & ebook
        • Juara 2 : Uang tunai Rp. 75.000,- + buku Ada Makna Di Balik Cerita + Buku 8 Langkah Ajaib Menuju Ke Langit +audiobook & ebook
        • Juara 3 : Buku ada makna di Balik Cerita +audiobook & ebook
        > Kriteria Penilaian :
        • Besarnya nilai tergantung berdasarkan seberapa inspiratif cerita tersebut.
        • Banyaknya dukungan juga mempengaruhi penilaian.
        • Keputusan pemenang tidak bisa diganggu gugat
        > Ketentuan lain :
        • 25 Naskah terbaik akan dibukukan.
        • Ketentuan lain akan dibicarakan selanjutnya.

        Wanna be rich ?

        BERIKUT alamat-alamat email redaksi koran, majalah, jurnal dan tabloid yang menerima kiriman CERPEN/PUISI. Anda yang mengetahui info terkini terkait alamat-alamat emailredaksi dan honor pemuatan cerpen/puisi dimohon bantuannya dengan menuliskannya pada komentar Anda. Terima kasih.
        1. Republika
        sekretariat@republika.co.id, aliredov@yahoo.co

        Sajak Kekecewaan

        sampai kapan harus hidup dalam kepura-puraan yang menyesakkan ?
        sampai kapan terbuai atas kebohongan yang semakin dalam ?
        apa memang ini yang kalian mau ?
        aku sungguh muak
        penipuan besar-besaran yang kalian lakukan padaku, ku anggap sebagai penghinaan tak berkesudahan

        Bus Rapid Transyt

        ciopy from http://www.radarlampung.co.id/read/bandarlampung/47622-hari-ini-brt-sentuh-jalur-sutami dan http://bandarlampungkota.go.id/222/bus-trans-bandar-lampung-sarana-transportasi-publik-ideal/

        BandarLampung – Kini warga Kota Bandar Lampung telah dapat menikmati sarana transportasi publik ideal yang dikenal dengan sebutan BRT (Bus Rapid Transit) atau Trans Bandar Lampung. Trans Bandar Lampung merupakan alat transportasi umum yang baru dihadirkan untuk masyarakat di kota Bandar Lampung ini mulai beroperasi pada 19 Desember 2012. Saat  ini  telah dioperasikan sekitar 40 unit bus Trans Bandar Lampung


        Perkawinan Adat Lampung

        Copy from http://permala.wordpress.com/about/sistem-perkawinan-adat-lampung/


        SISTEM PERKAWINAN


        SISTEM PERKAWINAN DALAM MASYARAKAT LAMPUNG SAIBATHIN.
        Menurut ketentuan-ketentuan adat system perkawian masyarakat Lampung Saibatin yang menganut garis keturunan Bapak (Patrachaat) menganut 2 sistem pokok yaitu :
        1 Sistem Perkawian Nyakak Atau Matudau
        Sistem ini disebut juga system perkawina Jujur karena lelaki mengeluarkan uang untuk membayar jujur/Jojokh (Bandi Lunik) kepada pihak keluarga gadis (calon istri).
        Sistem nyakak atau mantudau dapat dialksanakan dua cara:

        Lomba Cerpen Qultummedia


        Assalamu’alaikum wr wb,
        Setelah tahun sebelumnya telah sukses menemukan karya-karya luar biasa dari para penulis terbaik dan menghimpunya menjadi sebuah buku, tahun ini Penerbit QultumMedia mengadakan sayembara penulisan kembali. Kami membuka kesempatan untuk A    nda yang tertantang untuk menulis, menyukai dunia penulisan, dan tentunya yang ingin berbagi hikmah dari pengalaman pribadi kepada sesama, dengan mengikuti Sayembara Menulis Pengalaman Pribadi QultumMedia 2012.
        Berikut ini adalah syarat dan ketentuan sayembara.

        Parade Bintang

        Parade Bintang
        "Ayah, mengapa aku diberi nama Bintang? Padahal bulan lebih besar dan
        lebih indah."
             
        "Bintang itu energi nak, meskipun bulan terlihat lebih indah. Tapi
        kenyataannya bintanglah yang lebih baik hati."
           
        "Baik hati bagaimana, Yah?"
             

        Lomba Puisi Rindu

        Deadline: 31 Maret 2012

        Dalam rangka memperkenalkan group ayo menulis maka creator ayo menulis mengadakan lomba menulis puisi untuk kalangan peminat sastra apalagi menulis. Lomba ini terbuka untuk umum tidak ada batas usia, laki atau perempuan, yang jelas tidak mengandung unsur SARA, Pornografi, cacat hukum.

        Silakan kirimkan naskah puisi kamu ke alamat e-mail: a_menulis@yahoo.com dengan format file Word berikut:

        keheningan

        Entah mengapa malam ini begitu panjang, sedang pagi yang ku nanti tak kunjung datang.
        Membelengguku dalam kegelapan, bukan kelam yang ku cemaskan.
        Bukan juga kelabu yang ku khawatirkan.
        Tapi sosok yang entah di mana itu sekarang, tempat jauh yang tak mampu ku jamah.
        Tak cukup satu kala rotasi bumi.