RSS

Mendekatlah, Ada yang Ingin Kubicarakan Padamu

Mendekatlah, ada yang ingin kubicarakan padamu saat ini. Benar sekali, saat ini, sebelum semua rasa sakit ini menguap ke udara. Ada yang ingin kubagi padamu, agar pundak ini tak memikul beban terlalu berat.
Mendekatlah, kau harus tahu tentang kepedihan ini.
Ada kalanya aku ingin terus bersandar di tubuhmu, melepas segala kepenatan, memancing kebahagiaan yang perlahan meninggalkanku.
Dan terkadang aku ingin berada dalam buaianmu ketika raga ini merasa sulit untuk bergerak lagi, ketika hati ini sudah lelah menahan sakit, dan tak mampu lagi memeluk duri-duri tajam kenistaan.
Tapi, mungkin aku lupa, aku selalu kuat di depanmu hingga mungkin saja kau tak tahu selemah apa aku. Aku yang selama ini tegar tak mungkin bisa dengan mudah jatuh dan tak mampu berdiri lagi sedang aku yang kau kenal senantiasa berlari mengerjar sang mentari.
Tapi percayalah, aku juga menginginkanmu menuntunku, menggenggam jemari tanganku yang mungil, membimbingku keluar dari kegelapan ini, dari kelelahan tiada tara yang membelenggu langkah kakiku.
Mengertilah kekuranganku, aku tak bisa selalu saja bersandiwara menampilkan lakon gagah berani yang mampu mengalahkan segalanya.
Aku membutuhkanmu, sekejap saja pahami aku, aku ingin merubuhkan diri di hadapanmu, tenggelam dalam derai tangis yang akan menjelaskan siapa aku sebenarnya padamu.
Mataku akan menceritakan semuanya ketika tatapan kita beradu.

Aku memang kuat, cenderung bisa menghadapinya sendirian.
Tapi saat aku lelah, kumohon ulurkan tanganmu, bawa aku bangkit lagi.
Dan kupastikan aku akan segera berdiri
menyambut tanganmu yang membawa cahaya baru

Sementara bahu-bahu kekarmu akan menjadi peristirahatanku selamanya..

0 komentar:

Posting Komentar