Senja itu masih seperti biasa, tetap pada waktunya,
ia tak maju atau mundur selangkah pun.
Tetap di pijakannya
Meretas kesunyian senyap dalam dada
Ku hela napas panjang seraya menerawang ke langit-langit bumi
Tidak ! Aku tidak akan menangis
Kali ini aku akan kuat berdiri
Di senja itu, di bangku panjang tempat itu
Aku akan melepasmu kembali
Sementara tangan ini akan berupaya keras menahanmu
Tapi nyatanya aku pasti merelakanmu pergi
Aku akan memeluk siluet yang tertinggal dari jejak langkahmu
Akan ku susuri duniaku sendiri
Kita bergerak berlawanan
Di senja kala kita bersama


0 komentar:
Posting Komentar